APBD Pekanbaru 2014 berubah dari 2,42 T Menjadi 2,7 Triliun

*Alasan Firdaus MT Menaikkan Anggaran menjadi 2,7 Triliun

Firdaus MT /Seriau.com

Firdaus MT /Seriau.com

Pekanbaru- WaliKota  Pekanbaru, H Firdaus MT mengatakan, perubahan ini dikarenakan menyesuaikan Perda Susunan Organisasi (STOK) yang disahkan beberapa hari yang lalu. Katanya ketika di tanya terkait  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota  Pekanbaru tahun 2014 yang berubah dari Rp 2,42 Triliun menjadi Rp 2,7 Triliun.

 

Firdaus menambahkan, “Pertengahan tahun lalu memang disahkan besaran RAPBD kurang lebih Rp 2,4 Triliun. Karena Perda SOTK disahkan dan diisi ditahun 2014, maka Kebijakan Umum Anggaran–Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) menyesuaikan dengan perda SOTK yang baru, itulah ada penambahan besaran RAPBD menjadi Rp 2,7 Triliun,” katanya diruang paripurna DPRD Kota  Pekanbaru, Selasa (7/1/14) seerti dikutip dari riau24.com.

 

Ditanya tentang pemberitahuan usulan perubahan RAPBD 2014 telah diberi tahu oleh beberapa Fraksi, WaliKota  Pekanbaru menjawab sudah. Namun, kembali beberapa wartawan bertanya, beberapa fraksi tidak mengetahui ada perubahan. WalKota langsung menjawab itu urusan dewan. “Wah, kalau yang itu urusan dewan. Bukan arena saya,” Sebut Wako.

 

Fraksi di DPRD Kota  Pekanbaru menyebutkan, hingga saat ini, belum ada menerima Perubahaan Nota Keuangan dan KUA-PPAS yang diajukan pemerintah Kota yang diajukan pada tanggal 25 November 2013 lalu. Fraksi di DPRD Kota  Pekanbaru tetap berpegang teguh di angka Rp 2,42 Triliun.

 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Senin (6/1/14) kemarin, beberapa Fraksi di DPRD Kota  Pekanbaru seperti Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Fraksi Demokrasi Kebangsaan Raya (Gabungan PDI-P, Gerindra dan PDK) menyatakan tetap berpegang teguh terhadap KUA-PPAS sebesar Rp 2,42 Triliun.

Comments are closed.